“Ini yang membuat kaget pemerintah Singapura. Ada dua cluster yang jumlahnya cukup besar, yang sampai saat ini total sekarang yang terinfeksi itu mencapai 149 orang,” kata Suryopratomo.
“Yang mengejutkan lagi kemarin ada anak berusia 2 tahun juga terinfeksi Covid-19 varian yang baru ini,” ungkap Suryopratomo.
Tetapi satu yang membuat juga kaget, kata Suryopratomo, mengapa orang yang sudah divaksin karena memang di Changi dan mudah Rumah Sakit adalah orang yang pertama kali mendapatkan vaksinasi tetap bisa tertular.
“Nah ini yang memberikan pelajaran kepada kita semua dan pemerintah Singapura, memang sejak awal sudah dikatakan vaksinasi itu bukan obat manjur yang membuat orang tidak bisa terinfeksi, tetap berpotensi untuk terinfeksi,” kata Suryopratomo.
Tetapi, kata Suryopratomo, orang yang sudah di vaksinasi ini lebih kuat sehingga kemudian tidak menyebabkan kondisi yang lebih parah dan bahkan meninggal. “Inilah yang terjadi, ada 149 orang yang kemudian terinfeksi tetapi kondisinya tidak parah. Dan mereka sekarang menjalani karantina dan apa isolasi yang sangat ketat,” paparnya.
(Khafid Mardiyansyah)