Kementerian luar negeri Austria mengatakan tindakan Rusia "sama sekali tidak bisa dimengerti". Kementerian Transportasi Prancis mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa "prinsip timbal balik ... harus dihormati".
Situs web pelacakan Flightradar24 menunjukkan sedikit aktivitas di langit Belarusia pada Kamis (27/5), kecuali untuk maskapai Belarusia dan Rusia.
(Baca juga: Arab Saudi Larang Maskapai Israel Gunakan Wilayah Udaranya)
Pada Rabu (26/5), situs web tersebut menunjukkan penerbangan Minsk ke Barcelona, yang dioperasikan oleh maskapai Belarusia Belavia, masuk penahanan panjang di perbatasan dengan Polandia, yang telah melarang penerbangan Belarusia dari wilayah udaranya. Pesawat itu akhirnya kembali ke Minsk. BBC telah menghubungi Belavia untuk mengklarifikasi mengapa mereka berbalik.
(Susi Susanti)