Pemerintah Bayangan Myanmar Pamer Pasukan Pemberontakannya

Antara, Jurnalis
Sabtu 29 Mei 2021 16:03 WIB
Pengunjuk rasa yang bergabung menjadi anggota milisi hadir dalam pelatihan (Foto: Antara/Reuters)
Share :

Dua bom rakitan meledak di kota utama Yangon pada Sabtu, tampaknya menargetkan sebuah pos polisi dan sebuah truk tentara, kata layanan berita Mizzima. Dikatakan satu orang yang berbicara dengan tentara telah terluka dalam insiden kedua.

Pasukan junta telah menewaskan lebih dari 800 orang sejak kudeta, menurut angka yang dikutip oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Lebih dari 4.000 orang telah ditahan.

Pemimpin Junta Min Aung Hlaing mengatakan korban tewas sipil mendekati 300 dan mengatakan sekitar 50 anggota polisi telah tewas. Dia tidak memberikan angka untuk tentara. Kelompok-kelompok yang memerangi angkatan bersenjata mengatakan mereka telah menimbulkan banyak korban.

Tentara membenarkan kudeta tersebut dengan alasan kecurangan dalam pemilihan umum yang dilakukan oleh partai Suu Kyi pada November. Tuduhan itu ditolak oleh komisi pemilihan sebelumnya. Suu Kyi, 75, diadili atas serangkaian tuduhan yang menurut pengacaranya bermotif politik.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya