Saat ini, kata UAH, pihaknya kembali membuka donasi untuk Palestina setelah sebelumnya sempat dihentikan karena sedang dilakukan audit serta publikasi secara luas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang antusias memberikan rezekinya untuk kepentingan bangsa Palestina.
"Insya Allah per hari ini kami sampaikan donasi tetap terbuka atau dibuka kembali dengan rekening yang sama. Rekening ini dikhususkan untuk persoalan Palestina saja, untuk support rakyat Palestina saja," ucapnya.
Sebelumnya, UAH dan timnya berhasil menggalang donasi kurang lebih Rp30 miliar untuk rakyat Palestina. Penyaluran dana terbagi dalam tiga hal. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan mendesak Palestina yang saat ini sedang di agresi oleh Israel.
Kedua, donasi tersebut telah diberikan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) lalu diberikan langsung untuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun. Ketiga, donasi digunakan untuk mendukung pendidikan warga Palestina yang studi di Indonesia.