MALANG - Dua orang wisatawan asal Gresik dilaporkan terseret ombak di Pantai Kondang Merak Malang, saat tengah membuat video di tebing tak jauh dari bibir pantai.
Dari informasi yang dihimpun dua wisatawan bernama Nur Hakim warga Gresik dinyatakan tewas, sedangkan satu orang lainnya Moch. Ali Masjid (32) warga Jalan Kyai Sahlan 33 /16 RT 15 RW 4, Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, mengalami patah tulang kaki dan bahu.
Baca juga: Tiga Wisatawan Pantai Batu Bengkung Ditelan Ombak saat Selfie, Satu Ditemukan Tewas
Kanit Gakkum Polair Polres Malang, Iptu Yoni Pribadi membenarkan adanya informasi adanya dua wisatawan di Pantai Kondang Merak Malang yang terseret ombak. Keduanya saat kejadian tengah mengambil video di bukit karang setinggi 15 meter di bibir pantai.
"Benar, ada dua wisatawan yang terseret ombak saat itu keduanya tengah mengambil video di batu karang, kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB," ucap Yoni Pribadi saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.
Baca juga: Aksi Petugas Damkar Selamatkan Kucing di Kali Bikin Warganet Terharu
Yoni menerangkan, awalnya kedua wisatawan ini Pantai Banyu Meneng tiba pada Sabtu 29 Mei 2021 pukul 21.00 WIB. Keduanya bersama rekannya kemudian menginap dengan tenda di area Pantai Banyu Meneng.
Pada Minggu paginya, mereka menelusuri Pantai Banyu Meneng hingga masuk wilayah Jembatan Panjang Tanjung Sirab (JBTS), bersama satu orang saudara dan temannya.
"Mereka semuanya kemudian naik ke Gunung Tanjung Sirap, dua orang korban ini turun ke tebing di bibir untuk membuat video, tiba - tiba mereka terhempas ombak dan terjatuh dari tebing dengan ketinggian 15 meter," terang dia.