Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi Sebut Konektivitas 5G Bisa Dimanfaatkan Kelompok Radikal

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 01 Juni 2021 08:52 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Ant)
Share :

JAKARTA - Dalam upacara Hari Lahir Pancasila, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti konektivitas 5G. Menurutnya, 5G yang ada di dunia sekarang ini membuat interaksi semakin cepat namun juga bisa dimanfaatkan oleh kelompok transnasional radikal untuk menyebarkan ideologinya.

Demikian disampaikan Jokowi saat menyampaikan amanat dalam Peringatan Hari Kelahiran Pancasila dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (1/6/2021).

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kata Presiden, mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. “Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam interaksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara,” katanya.


Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Jalan Cerita Pancasila Menjadi Ideologi Negara Indonesia


Baca juga: Hari Lahir Pancasila: Peran Penting Soekarno dalam Perumusan Pancasila

“Ketika konektivitas 5G melanda dunia maka interaksi antar dunia juga akan semakin cepat. Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan ke seluruh usia tidak mengenal lokasi dan waktu,” ungkap Jokowi.

Jokowi mengatakan kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya