Kapal selam berusia 44 tahun itu, kehilangan kontak dengan Angkatan Laut Indonesia pada 21 April lalu saat mempersiapkan latihan penembakan torpedo di Laut Bali.
Ketika kapal selam itu ditemukan beberapa hari kemudian, pihak berwenang mengakui kesulitan mengangkat kapal selam dari kedalaman 840 meter.
Kepada kantor berita Reuters, Juru bicara TNI Angkatan Laut, Julius Widjojono, mengatakan tidak ada rencana untuk melanjutkan upaya pencarian setelah kerja sama dengan China berakhir.
"[Operasi] pengangkatan sudah selesai," katanya kepada Reuters, Rabu, seraya menambahkan bahwa bagian-bagian kapal tetap berada di dasar laut.
(Sazili Mustofa)