"Tentu bapak ibu sudah memahami bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada SDM-nya sehingga tidak ada tawar menawar untuk pendidikan, terlepas dari situasi yang kita hadapi dengan pertimbangan itulah kami mengupayakan agar pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prioritas penerima vaksinasi Covid-19," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )