Saksi Mengaku Ditarget Juliari Batubara Kumpulkan Fee Rp35 Miliar dari Bansos Corona

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Senin 07 Juni 2021 14:35 WIB
Sidang suap bansos Covid-19. (Foto: Arie Dwi)
Share :

JAKARTA - Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso mengakui ditarget untuk mengumpulkan fee sebanyak Rp35 miliar dari para pengusaha penggarap proyek bansos Covid-19. Target Rp35 miliar itu bersumber dari mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Matheus mengaku tidak mampu mencapai target yang diminta Juliari Batubara sebanyak Rp35 miliar dari lima tahapan pengadaan bansos corona. Saat itu, Matheus Joko menyatakan baru bisa mengumpulkan Rp11,2 miliar pada putaran pertama pengadaan bansos corona.

Baca juga: Hakim Sidang Suap Bansos Corona Ancam Penjarakan Operator Ihsan Yunus, Ini Alasannya

"Jadi target yang belum terpenuhi, itu masih belum tercapai sebanyak kurang lebih Rp24 miliar lagi, diambil dilihat dari yang Rp35 miliar," kata Matheus Joko saat bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan Bansos Covid-19 untuk terdakwa Juliari Peter Batubara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (7/6/2021).

Matheus menjelaskan awal mula munculnya target Rp35 miliar dari Juliari Batubara. Tim teknis Juliari bernama Kukuh, sempat menyampaikan tabel nama vendor yang wajib menyetorkan fee terkait pengadaan Bansos Covid-19 untuk putaran pertama.  

"Pada waktu itu Pak Kukuh menyampaikan tabel kepada saya, di situ ada nama vendor, sekitar bulan Juni, yang berlangsung putaran pertama, tahap 1,3,5, dan 6. Tahap 6 sudah berlangsung dan mau berakhir," ungkapnya. 

Baca juga: Penyuap Juliari Batubara Akui Beri 2 Sepeda Brompton ke Operator Ihsan Yunus

Matheus membeberkan bahwa dalam tabel yang diserahkan Kukuh, ada sebanyak 21 vendor yang wajib menyerahkan fee. Total dari lima tahapan pengadaan bansos pada putaran pertama, Matheus mengatakan diminta untuk dapat mengumpulkan sebanyak Rp35 miliar. 

"Tahap satu targetnya Rp9,576 miliar. Tahap tiga targetnya Rp6,4013 miliar. Tahap komunitas targetnya Rp7,35 miliar. Tahap lima, Rp6,37 miliar. Tahap enam, Rp6,843 miliar. Sehingga total target fee-nya adalah sebesar Rp36,554 miliar," beber Matheus Joko.

"Tapi, setelah didiskusikan kita diminta hanya Rp35 miliar," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya