"Seperti kasus di RT 03/03, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Lalu, di RT 01/04, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara dan di RT 06-09, RW 06, Kelpa Dua, Kabupaten Tangerang menjadi ajang pembelajaran untuk terus upaya penguatan 3T dan 3 M, bergerak cepat serta bertindak cepat menjadi kunci penangnan Covid-19," katanya.
Diharapkan, paparnya, kebersamaan antarelemen itu bisa tetap terjaga, siaga, dan tak pernah kendur dalam menjaga masyarakat dari bahaya Covid-19. Apalagi, pencegahan merupakan jalan terbaik dan tindakan mulia dibandingkan pengobatan.
Tim Pemburu Covid-19 tersebut, tambahnya, bakal turun ke lapangan untuk membantu masyarakat dalam penanganan covid. Tim bakal bergerak saat ada laporan dari bersama Babinkamtibmas, Babinsa, kelurahan, masyarakat, RT/RW, dan Puskesmas.
"Kita akan siapkan laporan pengaduan yang bisa ditelpon, 1x24 jam jika ada kasus nanti Bainkamtibmas dan Babinsa akan melapor, tim ini akan kita turunkan, begitu juga bila ada kerumunan yang membandel tak mengikuti ketentuan perundang-udangan prokes mulai dari pergub dan perda, tim pemburu ini akan kita turunkan," katanya.
(Sazili Mustofa)