Yadi menjelaskan, IJTI merupakan organisasi yang memiliki keanggotaan lebih dari 2.000 orang di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Meraukae.
"Dalam memberikan pelatihan memiliki rules dan memahami cara membuat karya yang baik, agar karya tersebut menjadi berguna bagi masyarakat. Dan sebuah strategi atau cara bagaimana produk jurnalis berdampak bagi masyarakat," tambahnya.
Dalam kesempatan itu hadir juga M. Nuh Ketua Dewan Pers, selain itu para narasumber yang mengisi acara antara lain Jamalul Insan Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi Ketua Dewan Pertimbangan IJTI dan Gafar Yoedtadi Dosen Fikom Untar.
Diskusi tersebut berjalan lancar dan mengalir. Para peserta baik lewat zoom maupun yang hadir langsung turut aktif mengajukan pertanyaan.
(Fahmi Firdaus )