Kisah Mengerikan, Prajurit Mataram Dipenggal karena Gagal Merebut Batavia

Doddy Handoko , Jurnalis
Kamis 17 Juni 2021 06:52 WIB
Pasukan Mataram. (Foto: Istimewa)
Share :

SULTAN Agung dari Kasultanan Mataram menyerang Batavia tahun 1628 dan 1629. Dengan tujuan untuk mengusir VOC dari pulau Jawa.

Sejarawan M.C. Ricklefs dalam bukunya ‘Sejarah Indonesia Modern 1200–2008’ menceritakan, tanggal 25 Agustus 1628, kapal Mataram masuk Teluk Jakarta, tetapi berlabuh agak jauh dari Kasteel (benteng VOC) di sebelah selatan Batavia. 

Sekitar 1.000 prajurit Mataram menyerang pada tanggal 27 Agustus.

Pasukan Mataram menyerang benteng kecil "Hollandia" di sebelah tenggara kota. Namun satu kompi pasukan VOC berkekuatan 120 prajurit di bawah pimpinan Letnan Jacob van der Plaetten mampu menghalau serangan prajurit Mataram.

Baca juga: Kisah Ki Ageng Pemanahan Minum Air Kelapa Ki Ageng Giring yang Bisa Turunkan Raja Jawa

VOC mendatangkan bantuan 200 prajurit dari Banten dan Pulau Onrust. Kini Kasteel dipertahankan sekitar 530 prajurit. Sekitar 500-800 orang termasuk tentara bayaran dari Jepang, China, India, dan Jawa. 

Pasukan berikutnya dipimpin cucu Ki Juru Martani, Pangeran Mandurareja tiba di Batavia pada bulan Oktober. K 10.000 prajurit mengepung Batavia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya