Laura mengungkap, mutasi virus yang masuk dalam VOC (variant of concern) ini termasuk Inggris (alpha), Afrika Selatan (beta), Brazil (gamma) dan India (delta) memang menyebabkan perubahan perilaku virus. Di mana varian tersebur dapat menyebabkan peningkatan transmisi virus, keparahan penyakit atau bisa menghindari antibodi dari vaksin.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan antara Inggris sampai India, jumlah mutasi India lebih banyak sehingga dampak perubahan karakteristik virusnya juga lebih meningkat.
"Seperti daya tular dari varian Inggris sekitar 4-5 menjadi 8-10 pada varian india," tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)