Pasien Covid-19 Mulai Berdatangan ke Rusun Nagrak

Yohannes Tobing, Jurnalis
Senin 21 Juni 2021 17:54 WIB
Pasien Covid-19 mulai berdatangan ke Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara (Foto: Yohannes Tobing)
Share :

JAKARTA - Sejak resmi dibuka, Rumah Susun (Rusun) Nagrak yang berada di wilayah Marunda, Cilincing, Jakarta Utara mulai didatangi beberapa pasien Covid-19 tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG) pada Senin (21/6/2021).

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa pasien diantar bus sekolah dan ambulans yang merupakan rujukan dari Puskesmas Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Terlihat ada tiga pasien yang turun dari bus sekolah dengan membawa barang pribadi mereka dan di temani tenaga kesehatan dengan berkaian alat pelindung diri (APD) lengkap menuju tempat registrasi.

Baca Juga:  18 Aturan PPKM Mikro di Depok, Aktivitas Warga Dibatasi hingga Pukul 21.00 WIB

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan bahwa ada lima pasien positif Covid-19 yang telah terkonfirmasi dari tiga Puskesmas. Seperti dari Puskesmas Kecamatan Penjaringan (tiga orang), Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading (satu orang), dan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok (satu orang).

"Ada lima orang yang akan datang hari ini yang kondisinya OTG atau orang tanpa gejala. Kami masih menunggu kedatangan pasien lainnya hingga malam ini," Ucap Yudi.

Sebelumnya, Kordinator Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Letkol drg. M. Arifin mengatakan Rusun Nagrak yang berada di Marunda, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara akan mulai digunakan untuk pasien Covid-19 hari ini.

"Sesuai arahan satgas BNPB hari ini harus di buka, saya di perintahkan untuk kordinir. Paling lambat nanti siang atau sore sudah kita buka,"Kata Arifin kepada wartawan saat di lokasi, Senin 21 Juni 2021.

Baca Juga:  Covid-19 Mengganas di Bandung, 171 Tenaga Kesehatan RSHS Terpapar

Menurut Arifin, Rusun Nagrak memiliki lima tower, di mana dalam setiap towernya memiliki 16 lantai dan setiap lantainya memiliki 17 kamar dengan tipe ruangan 36. "Yang digunakan adalah tower 1 sampai 5 dulu, Ada dua kamar dan ruang tamu lebar. Nanti kamar itu di isi vel bed. Yang ruang tamu bisa di isi vel bed 2. Jadi bisa (menampung) 1.020 pasien," Ucap Arifin.

Namun, untuk fasilitas isolasi di Rusun Nagrak ini, Arifin menuturkan sedikit berbeda dibanding dengan lokasi isolasi mandiri lainnya seperti Wisma Atlet Pademangan. "Jadi, nanti masyarakat mohon pengertiannya kondisi darurat. Karena tipe 36 kan luas. Dan di sini ga ada AC. Adanya angin jendela tapi nanti kipas angin di siapkan," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya