"Asalnya dari klaster keluarga besar. Warga yang terkonfirmasi Covid-19 di dua RT, saat ini ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah dan ada yang di Rumah Sakit rujukan Covid-19," ujarnya.
Baca juga: Mendagri: Kalau Tidak Ada Posko Desa/Kelurahan PPKM Mikro Tidak Akan Jalan
Mamad menjelaskan, selama mikcro lockdown diberlakukan akses keluar masuk warga dijaga petugas gabungan. Adapun untuk memenuhi kebutuhan warga, lanjut dia, pihaknya menyediakan makanan dan minuman yang dipasok dari Sudin Sosial Jakarta Timur.
"Mikro lockdown ini berlaku hingga dua minggu, kesehatan warga pun dipantau langsung tim tenaga medis satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas," tuturnya.
(Awaludin)