Sebelumnya, BEM UI menjuluki Kepala Negara sebagai 'The King of Lip Service." Julukan itu didasari pada beberapa isu di antaranya mulai dari pengesahan Undang-undang Cipta Kerja, polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga sejumlah isu lainnya. Usai mengunggah meme bernada kritik itu, BEM UI dipanggil pihak rektorat.
(Fakhrizal Fakhri )