Meski dampaknya tidak terlalu besar, Inke mengungkapkan dengan tidak bergejala anak menularkan kepada guru di sekolah atau saat pulang ke rumah menularkan kepada orang tua. Dengan demikian, nantinya akan menyebabkan risiko yang lebih tinggi.
“Tapi belakangan dilaporkan ada dampak panjang akibat terpapar Covid-19 yang bisa mengganggu aktivitasnya. Anak bisa kurang aktif selama 3-6 bulan setelah terpapar,” ungkapnya.
Sebab itu, menurut Inke, vaksinasi terhadap anak menjadi penting dan saat ini sudah diperbolehkan, tidak saja pada Covid-19 tapi juga pada penyakit lainnya. Sebab, anak yang rentan terpapar Covid-19 adalah usia Sekolah Dasar (SD) dengan 35 persen.
“Itu tadi sebenarnya kalau buka sekolah, kita itu mempertimbangkan juga dengan data yang ada, bahwa paling banyak kasus di SD dan kematian paling banyak di usia tingkat itu kalau kena Covid-19,” pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)