Anies juga menjelaskan angka pemakaman di Jakarta meningkat amat signifikan seminggu terakhir, di mana angka pemakaman dengan protokol Covid-19 mencapai rekor yakni 392 pemakaman. Maka dari itu, Gubernur Anies meminta masyarakat agar tetap di rumah dan menerapkan protokol kesehatan, serta segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi agar kondisi pandemi cepat terkendali.
“Dari kemarin angka pemakaman protokol Covid-19 mencapai rekornya, 392 pemakaman dilakukan, ini jenazah. Menambah liang kubur ini adalah sebuah tanda bahaya bagi semua bahwa jumlah kematian di Jakarta meningkat amat tinggi. Ini adalah orang-orang yang dua minggu sebelumnya masih sehat, mereka orangtua, ayah, ibu, kakak, adik kita,” ungkap Gubernur Anies.
“Kita semua menyadari ini masa yang sulit yang sedang kita hadapi dua sampai empat minggu ke depan, ada satu hal penting, kita ingin cepat selesai atau lama? Kalau ingin cepat, semua bertahan di rumah demi keselamatan. Kita tak ingin kuburkan lebih banyak orang lagi, kita ingin yang di rumah sakit pulang ke rumah, dan yang tak terpapar tidak terpapar. Caranya, jauhi kerumunan, kurangi mobilitas, dan tinggal di rumah serta segera lakukan vaksinasi,” pesannya.
(Arief Setyadi )