Kini ambulas-ambulans ini juga banyak dipesan oleh warga, dan dibayar secara sukarela atau malah gratis bagi dhuafa.
Di masa pandemi ini, para relawan mengaku sulit untuk mendapati rumah sakit yang mau menerima warga yang diantarkan, karena seluruh tempat perawatan penuh terisi, hingga rela mengantarkan hingga warga tersebut mendapatkan tempat perawatan.
"Kalau yang tergabung saat ini sementara berjumlah 10 mobil yang suda diubah menjadi ambulans," jelas Koordinator Komunitas ILS, Evi Puspa Sari.
(Khafid Mardiyansyah)