Diduga Perbudak 7 Pelayan Wanita, Pangeran Saudi Diselidiki di Prancis

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 07 Juli 2021 11:28 WIB
ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

PARIS - Jaksa di Prancis sedang menyelidiki tuduhan bahwa seorang pangeran Arab Saudi, yang tidak disebutkan namanya, menahan tujuh karyawannya dalam sebuah bentuk perbudakan modern di properti miliknya di sekitar Paris, Prancis, demikian dilaporkan Daily Mail melaporkan pada Selasa (6/7/2021).

Menurut laporan itu, mengutip kantor kejaksaan di Nanterre, penyelidikan terhadap perdagangan manusia diluncurkan setelah para terduga korban, wanita berusia 38 hingga 51 tahun, kebanyakan orang Filipina, mengajukan tuduhan perbudakan modern pada Oktober 2019.

BACA JUGA:  Momen Mengharukan Pangeran Arab Saudi Gerakkan Tangan Setelah Koma 15 Tahun

Menurut artikel tersebut, pangeran dan keluarganya dikatakan melakukan perjalanan ke Prancis selama bulan-bulan musim panas secara teratur, dan mereka diketahui membawa para pelayan bersama mereka. Dugaan perbudakan terjadi di sebuah tempat tinggal di lingkungan Paris pada 2008, 2013, dan 2015.

Beberapa staf dilaporkan terpaksa tidur di lantai dan memiliki sedikit waktu untuk makan sambil melayani keempat anak pangeran. Para wanita tersebut mengklaim bahwa selama bertahun-tahun, mereka telah mengalami berbagai jenis penghinaan dan pelecehan, termasuk perintah untuk memenuhi persyaratan majikan "sepanjang hari dan malam sepanjang minggu, tanpa istirahat."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya