Dewi pun mengungkapkan inilah gunanya pemetaan level mikro, sehingga bisa melihat jauh lebih lebih presisi lebih akurat untuk melihat daerah-daerah mana yang perlu ditingkatkan lagi kepatuhannya.
“Jadi kalau kita ambil kesimpulan untuk di DKI Jakarta dan ini pelaporannya kita evaluasi 2 cakupan pelaporan di DKI Jakarta dari total 267 Kelurahan dan desa, 222 ini sudah melaporkan dalam seminggu terakhir. Artinya data yang saya sampaikan sudah merepresentasikan 83,5% kondisi yang ada di DKI Jakarta,” papar Dewi.
Dewi mengatakan jika dilihat secara keseluruhan kepatuhan menggunakan masker masih ada sekitar 20,72% Kelurahan dan desa di DKI Jakarta yang kepatuhannya rendah. “Sedangkan untuk menjaga jarak ada 57%, beda lagi kan tadi cuma 20-an di level nasional. Di level provinsi untuk DKI Jakarta terdapat 57,2% Kelurahan atau setengahnya yang kepatuhan menjaga jaraknya masih rendah. Ini yang menjadi highlight kita semua.”
(Khafid Mardiyansyah)