Pakar: Vaksin Masih Efektif Lawan Covid-19 yang Parah

Agregasi VOA, Jurnalis
Kamis 15 Juli 2021 10:25 WIB
Vaksin Covid-19 (Foto: Reuters)
Share :

“Mungkin dengan vaksin yang sedikit kurang kuat yang tidak menginduksi respon imun yang cukup kuat, agen delta mulai menerobos, tapi masih memberi perlindungan terhadap penyakit yang lebih parah,” terangnya.

Deborah Fuller, pakar vaksin di University of Washington, Seattle, Washington, dalam wawancara dengan VOA mengatakan aksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Johnson & Johnson dan Sputnik V semuanya lebih baik daripada Sinopharm dan Sinovac dalam mengaktifkan garis pertahanan kedua tubuh, yang disebut sel T.

“Vaksin yang mampu menginduksi respons imun cadangan, seperti respons sel T, akan memberi perlindungan yang lebih baik terhadap beragam varian virus, daripada vaksin dari virus tidak aktif yang hanya menginduksi antibodi,” kata Fuller.

Deborah menambahkan, vaksin Sinopharm dan Sinovac sangat mirip vaksin flu tahunan yakni tidak sempurna, tetapi lebih baik daripada tidak sama sekali, meskipun ada keluhan yang didengarnya setiap tahun.

“Saya mendengar orang-orang mendapat vaksin, dan mereka berkata, 'Yah, saya tidak akan pernah mau divaksin lagi karena tetap saja saya jatuh sakit.' Dan tanggapan saya selalu: Anda tahu? Anda akan jauh lebih menderita sakit, kemungkinan masuk rumah sakit, jika Anda tidak divaksin,” urainya.

Dia mengatakan semua vaksin membantu memperlambat penyebaran virus, yang berarti lebih sedikit peluang bagi varian berbahaya untuk berkembang.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya