Padahal, dokter pribadi Bung Karno melarang. Es krim akan memperparah sakit Bung Karno. Apa yang terjadi? Bung Karno sama sekali tidak mempedulikan larangan dokter. Ia tetap memakan es krim kiriman Ny. Oei.
Dan atas larangan dokter, ia menyanggah, “Kalau Jeng Oei sehat dan mengantar sendiri es krimnya, tentu saja saya tidak makan, karena dilarang dokter. Tetapi, Jeng Oei sedang susah, dipisahkan dari suami dan sekarang sedang sakit sehingga tidak bisa datang…. Aku takkan lebih parah atau mati karena es krimnya.”
Bung Karno pun memakan es krim itu dengan lahap.
(Qur'anul Hidayat)