Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bung Karno Menyamar sebagai Orang Biasa di Pasar Senen hingga Menyatu dengan Rakyat Jelata

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 30 Maret 2026 |04:08 WIB
Bung Karno Menyamar sebagai Orang Biasa di Pasar Senen hingga Menyatu dengan Rakyat Jelata
Bung Karno Menyamar sebagai Orang Biasa di Pasar Senen hingga Menyatu dengan Rakyat Jelata
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto blusukan ke permukiman di bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (26/3) sore. Prabowo melihat langsung kondisi di sana sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.

Saat berada di lokasi, tampak tak ada penjagaan ketat terhadap orang nomor 1 di Indonesia itu. Terlihat hanya ada Seskab Teddy, Kasespri Presiden Rizky Irmansyah, sejumlah asisten dan satu orang anggota Paspampres.

Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno ternyata juga pernah bluskan dengan menyamar sebagai orang biasa ke kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Kala itu di dekat lokasi tengah melakukan pembangunan gudang stasiun.

Roso Daras dalam buku ‘Total Soekarno’ menceritakan bahwa Bung Karno lupa untuk tidak mengeluarkan suara. Waktu itu, spontan saja ia bertanya kepada tukang bangunan.

"Dari mana diambil batu bata dan bahan konstruksi yang sudah dipancangkan ini?” ujar Bung Karno kepada tukang bangunan.

Namun belum sempat tukang bangunan menjawab pertanyaan Bung Karno, terdengar seorang perempuan berteriak kencang sekali, “Itu suara Bapak… Ya… suara Bapak!!!… Hee… orang-orang, ini Bapak…. Bapak….!!!!”

Dalam sekejap ratusan, kemudian ribuan orang menyemut mengerubungi Bung Karno dan lokasi blusukan langsung berubah penuh sesak lautan manusia. Mereka berebut mendesak, menyalami, memegang, suasana pun menjadi gaduh.

Ajudan segera mengamankan Bung Karno, menyibak kerubungan massa, memasukkannya ke dalam mobil, dan menghilang.

Dalam biografinya "Soekarno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia "karya Cindy Adams, ia mengatakan, sering merasa lemas, napas seakan berhenti apabila tidak bisa keluar Istana dan bersatu dengan rakyat-jelata yang melahirkannya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement