Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tragis! Oknum Polisi Pukuli dan Cekik Siswa SMP di Mapolres Usai Ditilang

Tim iNews Media Group , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |00:01 WIB
Tragis! Oknum Polisi Pukuli dan Cekik Siswa SMP di Mapolres Usai Ditilang
Oknum Polisi Pukuli dan Cekik Siswa SMP di Mapolres Usai Ditilang
A
A
A

NTT - Seorang siswa SMP berinisial AHP (14) di Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menjadi korban penganiayaan oknum polisi, Selasa (12/5/2026). Pelaku diketahui anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sikka.

Kasi Propam Polres Sikka, AKP Ignatius Somba Say, menegaskan, tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang melanggar aturan dan melakukan kekerasan terhadap warga. Pelaku saat ini juga telah ditahan.

"Saya sikapi, ketika anggota itu salah, saya akan proses tegas. Saat ini oknum yang bersangkutan telah diambil tindakan disiplin berupa penahanan di sel selama 10 hari untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Ignatius.

Aksi kekerasan tersebut terjadi di lingkungan Mapolres Sikka. Kejadian ini bermula saat korban ditilang karena mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm ketika hendak ke sekolah.

Korban AHP menceritakan, kejadian bermula saat motornya diamankan petugas di Jalan Ahmad Yani dan dibawa ke area parkir penitipan barang bukti Satlantas. Karena tidak memegang uang untuk pulang ke rumah, AHP berniat meminjam uang kepada oknum polisi tersebut untuk ongkos ojek.

"Saya takut bapak tidak ada di rumah, jadi saya minta, 'Pak, bisa minta uang Rp10.000 kah Pak buat ojek saya pulang?'. Tidak lama, dia langsung turun dari motor dan bilang 'Kau main gila dengan saya', terus dia langsung pukul saya," ujar AHP.

AHP mengaku dipukul berkali-kali oleh oknum polisi di bagian belakang kepala hingga dicekik di halaman parkir belakang Kantor Lantas. Korban kemudian pulang dalam keadaan menangis dan melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement