Evaluasi PPKM Darurat, Mendagri Tito Karnavian: Perlu Upaya-Upaya Extra Ordinary

Haryudi, Jurnalis
Sabtu 17 Juli 2021 20:52 WIB
Tangkap layar evaluasi PPKM Darurat (Foto: Youtube Setpres)
Share :

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan dalam penanganan Covid-19 ini dibutuhan upaya extra ordinary atau luar biasa. Sebab, konfirmasi aktif yang terus naik dan BOR berpotensi melumpuhkan sistem kesehatan.

"Perlu upaya-upaya ekstra ordinary maka harus dilakukan upaya dihilir yang paling utama yaitu peningkatan kapasitas kesehatan," kata Tito.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan seperti yang telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan, bahwa perlu adanya pengawasa di tingkat daerah.

"Kami selaku pembina dan pengawas dari pemerintahan daerah juga melakukan pendampingan. Rapat dengan pemerintah daerah, juga untuk memperkuat kapasitas kekuatan bagi masing-masing daerah," ungkapnya.

Terkait dengan itu, maka pemerintah daerah terus mengupayakan agar Bed Occupation Rate (BOR) untuk Covid-19, dan tempat untuk isolasi mandiri bisa benar-benar teratasi.

"Bahkan sampai tingkat desa dan kampung-kampung. Disamping usaha di hilir, yang paling utama juga, perlu ada usaha maksimal di hulu," ungkapnya.

Sebab, lanjut Tito, usaha di hilir secara maksimal memang baik untuk menjaga agar sistem kesehatan tidak kolaps.

"Tapi untuk dihulu upaya agar penularan tidak menyebar, itu perlu dilakukan,oleh karena itu kita lakukan dengan apa yang disebut dengan PPKM yang esensinya untuk mengurangi mobilitas dan kerumunan, sesuai dengan prinsip di seluruh dunia juga dilakukan yaitu 3M 3T itu," katanya.

Kemudian, kata Tito, dalam rangka untuk membatasi kegiatan-kegiatan ini perlu dibuat tingkatan atau levelnya, dari yang longgar sampai dengan yang cukup ketat.

"Pembatasan kegiatan itu, pasti tidak akan mengenakan, karena ini mengurangi freedom, tapi memang harus dilakukan. Dalam rangka untuk keselamatan," kata Tito.

Sebab menuru Tito, keselamatan adalah paling utama hingga memang mungkin harap dimaklum saat diberlakukan pembatasan tidak akan nyaman dan enak bagi seluruh masyarakat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya