JAKARTA – Banjir yang melanda Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) sudah mulai surut sejak banjir melanda daerah tersebut pada Rabu (14/7/2021). Itu berdasarkan pantauan BPBD setempat pada Sabtu (17/7/2021) pagi.
"Tinggi muka air (TMA) kawasan tergenang banjir di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat menurun. Hal tersebut dipantau BPBD setempat pada hari ini, Sabtu (17/7/2021), pukul 06.00 WIB," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.
BPBD Kayong Utara melaporkan mobilitas masyarakat masih terganggu karena beberapa akses jalan belum dapat dilewati. Di samping itu, kegiatan perekonomian belum sepenuhnya berjalan, seperti pertokoan yang terendam banjir. Namun, sebagian kecil warga, seperti di Dusun Tanjung, Desa Tanjung Satai, telah membuka toko mereka.
"Kondisi cuaca cerah diharapkan dapat mempercepat surutnya genangan. BPBD memantau TMA berkisar 10-30 cm di beberapa titik," katanya.
Baca Juga : Banjir Kepung Dua Desa di Luwu Sulsel, Seorang Pengendara Nyaris Terseret
Selain terdampak banjir, beberapa titik longsor terjadi di kabupaten ini. "Perkembangan terkini pascalongsor, BPBD dan instansi terkait masih melakukan upaya pencarian terhadap 1 warga korban longsor yang belum ditemukan," ujar Abdul.