Musim Kemarau, Ribuan Warga Mojokerto Krisis Air Bersih

Tritus Julan, Jurnalis
Jum'at 30 Juli 2021 03:01 WIB
Seribuan warga di Mojokerto mengalami krisis air bersih. (Foto : Tritus Julan)
Share :

Sementara itu, Plt, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Luthfi Ariono, mengatakan pihaknya belum menerima surat permohonan bantuan dropping air bersih di daerah terdampak musim kemarau di Desa Kunjorowesi. Meski demikian pihaknya akan melakukan koordinasi dengan desa.

"Sejauh ini kami masih belum menerima laporan dari pihak desa yang bersangkutan. Jika mulai kekeringan maka Pemdes akan melaporkan ke BPBD. Tapi kita akan proaktif untuk melakukan komunikasi," kata Luthfi saat dikonfirmasi.

Luthfi memastikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti jika permohonan surat dropping air dari Pemdes Kunjorowesi sudah ada. Sejauh ini, BPBD Kabupaten Mojokerto sudah menyiapkan kebutuhan air bersih guna mengatasi krisis yang melanda sejumlah daerah saat musim kemarau ini.

"Jadi memang setiap tahun musim kemarau wilayah Desa Kunjorowesi bahkan di daerah Kecamatan Ngoro dan Dusung Duyung Kecamatan Trawas mengalami kekeringan sehingga solusinya kita lakukan dropping air. Mekanisme itu kami menyesuaikan dengan kebutuhan desa setempat," tutur Luthfi.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya