TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota menetapkan tersangka dari tragedi kebakaran bengkel yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia.
Tersangka merupakan pacar dari korban Leo (35) yaitu MA, yang sengaja membakar bengkel kawasan Jalan Cemara Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Sabtu 7 Agustus 2021 lalu.
"Tersangka berinisial MA yang merupakan kekasih dari korban," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, Selasa (10/8/2021).
Pelaku tega membakar bengkel milik korban lantaran korban tidak mau menikahi pelaku, padahal pelaku sedang hamil. Selain itu, orang tua korban juga tidak setuju jika korban menikah dengan pelaku.
Baca Juga: Kebakaran Bengkel Tewaskan Satu Keluarga di Tangerang
"Hal tersebut dilakukan karena pelaku hamil dan orang tua korban (Edi dan Lilis) tidak setuju kalau anaknya menikah dengan pelaku (MA)," jelas Abdul Rachim.
Berdasarkan keterangan dari korban selamat, Leo sempat bercerita bahwa MA mengancam akan melemparkan plastik bensin ke bengkel. Tak lama setelah itu, terdengar suara ledakan dari lantai satu dan api langsung menjalar ke seluruh area lantai 1.
"Selanjutnya para saksi korban (Nando) dan korban (Leo) naik ke lantai atas untuk menyelamatkan diri. Tapi hanya dua saksi korban yang selamat, sedangkan kedua orang tua saksi korban dan kakak saksi korban meninggal dunia," papar Rachim.
Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung, Kompol Zazali Hariyono mengatakan, dalam proses penyelidikan polisi menemukan lima liter bensin yang disimpan dalam lima kantong di dalam mobil MA. Selain itu, MA juga diketahui membeli sembilan liter bensin yang dibungkus dalam plastik.
"Jadi mobilnya itu Mitsubishi Expander milik MA didapatkan lima kantong plastik isi bensin," jelas Zazali saat dikonfirmasi, Selasa (10/8/2021).
Namun, dugaan sementara hanya empat liter yang digunakan untuk membakar bengkel tersebut. Sementara sisa bensin disimpan di dalam mobil, dan 1 bungkus bensin tertinggal di lokasi kejadian.
"Informasinya dari tukang bensin deket kejadian perkara itu dia (MA) beli 10 liter tapi hanya ada sembilan liter. Nah diduga itu empat liter yang digunakan," jelas Zazali.
Sebelumnya diberitakan sebuah kebakaran besar melahap bengkel yang berada di Jalan Cemara Raya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang pada Sabtu (7/8/2021) dini hari. Kebakaran tersebut tak hanya menghanguskan bangunan bengkel, tapi juga menewaskan 3 orang yang merupakan orang tua dan anak.
(Sazili Mustofa)