Meski gratis, ujar gubernur, masyarakat yang mau isolasi mandiri di Asrama Haji itu harus mematuhi seluruh aturan termasuk kapan waktu istirahat, makan dan termasuk berolahraga.
Baca Juga : Kabar Bahagia untuk Warga Jakarta: BOR Turun Jadi 37%, Kesembuhan Capai 97,2%
Dia menyebutkan isoter itu untuk warga penderita ringan Covid-19 atau tanpa gejala dengan perhitungan perawatannya tidak berlangsung lama sehingga tempat tidurnya bisa digunakan pasien isolasi mandiri lainnya.
"Isoter di Asrama Haji diharapkan bisa menekan penularan Covid-19 di tengah masyarakat Sumut sehingga jumlah warga yang terpapar corona di Sumut bisa ditekan," ujarnya
Selain perawatan, Satgas Covid-19 Sumut akan melakukan testing terhadap orang-orang yang dicurigai berinteraksi dengan para penderita corona itu.
(Angkasa Yudhistira)