Lalu Bahar (66), Penjual Soto Madura sejak tahun 1982 ini turut mengomentari diperpanjangnya PPKM ini. Ia mengatakan akibat PPKM dagangan selalu tidak habis padahal ia berjualan mulai dari jam 10 hingga jam 12 malam.
"Dulu belum begini 1,5 juta dapet sekarang paling 600-700 sekarang dan aturannya ga pake bangku suru bungkus ya itu orng takut makan begini sepinya," paparnya.
"Tujuan pemerintah baik, tapi kalo rakyatnya begini susah banget nyari duit, kalau terus begini bukan mati Corona mati kelaparan," harapnya.
Lain halnya dengan, Rohim (45). Penjual kacang rebus keliling asal Cirebon yang 5 tahun berkeliling di sekitar Matraman ini mendukung apapun kebijakan yang diambil pemerintah.
"Tergantung pemerintah aja ngikutin pemerintah aja saya ikutin dan saya tetep terima keputusan pemerintah kita kan rakyat kecil. Harapannya mudah-mudahan cepet selesai lah masalah ini jangan begini keadaannya supaya aman enak gitu," harapnya.
(Widi Agustian)