"In one generation, dalam satu generasi mereka membalikkan piramida itu 1 persen di bawah garis kemiskinan, 99 persen keluar dari situ," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Bertemu dengan Menhan China Bahas Covid-19 hingga Keamanan
Kendati menjadikan China sebagai rujukannya, Prabowo menyebut, untuk bisa seperti itu, Indonesia tidak harus memiliki ideologi yang sama dengan China. Mungkin, kata Prabowo, ideologi yang dianut Cina tidak cocok dengan Indonesia.
"Tapi, saya katakan tadi ideologi apa pun ujungnya-ujungnya adalah bisa enggak memberikan kesejahteraan kepada rakyat. Kalau kita datang ke ujung Indonesia kalau kita hanya bicara Pancasila, Pancasila, Pancasila, tapi dia susah makan, dia nggak ada obat, dia telanjang, boro-boro berfikir Pancasila, dia mencari makan untuk besok dan lusa. Ini saya kira tantangan bagi kita semua," pungkasnya.
(Widi Agustian)