NASIB Kerajaan Sriwijaya tampaknya tidak semujur Borobudur. Borobudur ialah kuil dan monumen Budha terbesar di dunia.
Selesai dibangun sekitar 830 M oleh Raja Samaratungga, informasi tentang candi ini praktis telah terpublikasikan sejak seperempat awal abad ke-19 dengan terbitnya The History of Java karya Sir Thomas Stamford Raffles (1817).
Sementara itu, bicara penelitian tentang Sumatra atau Sriwijaya secara mendalam selalu merupakan karya-karya bangsa Eropa selain Belanda.
Sebutlah Goerge Coedes (1918) dan Gabriel Ferrand (1922), misalnya, dua peneliti dari Perancis inilah yang berhasil memberikan bukti-bukti kuat Sriwijaya ialah sebuah kerajaan besar.
Baca juga: Kerajaan-Kerajaan Bercorak Agama Hindu di Indonesia
Apa yang penting dicatat di sini: menurut Denys Lombard (1996), di India atau bahkan di negeri Srilangka sekalipun lokasi yang diduga ialah tempat lahir Pangeran Siddharta ternyata justru sama sekali tidak dikenal satu pun bangunan sejenis atau setipe Borobudur.
Artinya tak berlebihan sebenarnya jika di sini Indonesia bisa mendaku, bukan saja wangsa Syailendra yang membuat Candi Borobudur berasal dari Nusantara, melainkan bahkan lebih jauh desain arsitektur dan teknologi Borobudur merupakan temuan genial dan otentik bangsa Indonesia.
Baca juga: Cerita Biksu Bangladesh Belajar Agama di Kerajaan Sriwijaya