JAKARTA - Sejak mulai beroperasi pada Senin 16 Agustus 2021, Rumah Sakit (RS) Pertamina Tanjung Duren Ekstensi RS PELNI sudah merawat 32 pasien Covid-19 bergejala.
"Saat ini sejumlah 32 pasien dengan gejala sedang hingga berat tengah dirawat di RS Tanjung Duren Ekstensi RS PELNI," tulis Ferdi, Pemasaran dan Humas RS PELNI dalam keterangan tertulis, Rabu (25/8/2021).
Ferdi menjelaskan, terdapat 305 tempat tidur yang tersedia untuk melayani pasien Covid-19 di rumah sakit yang dibangun di lahan seluas 4,2 hektar ini. Ia juga mengatakan, nantinya akan ada tambahan 200 tempat tidur.
Diketahui, dari keseluruhan tempat tidur yang tersedia, 170 di antaranya difungsikan sebagai ruang perawatan IGD dan ICU.
Kemudian 22 tempat tidur tersedia di ruang ruang rawat maternity ICU dan non ICU sehingga dapat digunakan oleh ibu hamil, bayi dan anak. Sementara, 113 sisanya adalah tempat tidur perawatan non-ICU.
Baca Juga : Sempat Hilang Beberapa Jam, Korban Pergoki Motornya Dipakai Maling
Di rumah sakit ini, juga tersedia uang operasi, laboratorium, ruang radiologi/CT scan, ruang isolasi non-ICU, dan ruang rekreasi. Tersedia pula instalasi laboratorium untuk pemeriksaan hematologi rutin, kimia darah dan analisa gas darah (AGD), PCR, instalasi farmasi, command room yang terdiri dari Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT), dan e-medical record.
Adapun kelebihan Rumah Sakit ini adalah adanya perawatan khusus untuk Ibu Hamil, Bayi dan Anak. Ruang khusus persalinan juga melengkapi sarana perawatan ibu dan anak di dalam rumah sakit. Di samping itu, penyediaan ruang rekreasi yang dilengkapi fasilitas olahraga dan entertainment menambah keunggulan fasilitas layanan.
Ruang rekreasi dirancang dengan konsep full kaca, sengaja diperuntukkan bagi keluarga pasien bisa bertemu pasien meskidibatasi oleh dinding kaca. Ini dimaksudkan agar pasien dapat menikmati pemandangan taman yang asri di luar rumah sakit.
"Hal ini diharapkan bisa memberikan efek psikologis untuk mempercepat kesembuhan pasien," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)