Mahfud MD Gelar Dialog dengan Tokoh Senior hingga Masyarakat Sipil

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 27 Agustus 2021 13:42 WIB
Mahfud MD gelar dialog bersama tokoh bangsa (Foto: Humas Kemenko Polhukam)
Share :

JAKARTA - Sejumlah tokoh senior dari kalangan intelektual, mantan pejabat, dan aktivis masyarakat sipil memenuhi undangan Menko Polhukam Mahfud MD untuk berdialog secara virtual pada Kamis 26 Agustus 2021 malam.

Para tokoh yang hadir tersebut antara lain Emil Salim, Kuntoro Mangkusubroto, Goenawan Mohamad, Abdillah Toha, Bagir Manan, Faisal Basri, dan Laode M. Syarief. Hadir pula Erry Riyana Hardjapamekas, Muhammad Nuh, Rhenald Kasali, Halim Alamsyah, Alwi Shihab, Nadirsyah Hosen, Al Hilal Hamdi, Khairil Anwar Notodiputro, dan Hikmahanto Juwana.

Dialog ini adalah kelanjutan dari rangkaian pertemuan Menko Polhukam dengan berbagai unsur masyarakat untuk mendengarkan masukan sekaligus menjelaskan pilihan kebijakan yang ditempuh pemerintah, khususnya di bidang politik, hukum, dan keamanan.

“Saya tahu para senior dan sahabat semua adalah orang-orang yang sikapnya jelas terhadap upaya perbaikan bangsa, karena itu saya ingin banyak mendengar tentang apa saja yang perlu menjadi catatan penting saya, baik terkait penegakan hukum, politik, maupun masalah keamanan, dan masalah-masalah lain yang mungkin perlu ditangani pemerintah,” ujar Mahfud dalam keterangannya, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Mahfud MD Minta Hakim Tegakkan Keadilan, Bukan Cuma Hukum

Para tokoh secara bergantian menyampaikan pandangan sekaligus masukan kepada pemerintah melalui Menko Mahfud MD. Emil Salim mempertanyakan sikap pemerintah yang merencanakan anggaran besar untuk persenjataan dan pemindahan ibu Kota di saat keuangan negara sedang mengalami tekanan yang berat.

“Saya berempati dengan Menteri Keuangan yang pusing kepala, tetapi banyak dari teman-teman kita di departemen kurang paham bahwa pengeluaran menjadi terbatas sehingga berbagai pengeluaran seperti pembelian senjata, Ibu Kota negara dan macam-macam, berjalan seolah-olah keuangan itu tersedia banyak, padahal tidak," ujarnya.

"Ini bakal menyulitkan pengelolaan keuangan negara,” imbuh ekonom senior dan Guru Besar UI itu.

Baca juga: Cerita Mahfud MD saat Gus Dur Jadi Presiden: Indonesia Hebat Bisa Bersatu

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya