"Sedangkan di wilayah Indonesia, gempa ini dirasakan di Tahuna, Sulawesi Utara dalam skala intensitas III MMI dimana guncangan dirasakan seakan akan ada truk berlalu," bebernya.
Hingga saat ini, Daryono belum mendapat laporan soal dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa. Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
"Karena magnitudonya relatif kecil dengan hiposenter relatif dalam untuk dapat memicu terjadinya deformasi dasar laut untuk memicu tsunami," ungkapnya.
Hingga pukul 19.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi dua kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo 4,4 dan 3,1.
(Khafid Mardiyansyah)