Varian Delta Covid-19 Dominan Bersirkulasi di Dunia dalam 60 Hari Terakhir

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 03 September 2021 07:43 WIB
Ilustrasi (Foto : Reuters)
Share :

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan varian Delta Covid-19 menjadi varian yang paling dominan bersirkulasi di dunia dalam 60 hari terakhir.

Nadia mengatakan dari laboratorium yang melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) sejak tahun 2020 hingga 29 Agustus 2021, dari total 5.788 Sekuens SARS-COV-2, 2.321 merupakan Sekuens Variant Of Concern.

“Dari 2.321 Sekuens Variant of Concern tersebut, 2.240 nya merupakan Varian Delta (b.1617.2+ayx). Varian delta ini merupakan varian yang dominan bersirkulasi di dunia dalam 60 hari terakhir,” ungkap Nadia dalam keterangan yang dikutip, Jumat (3/9/2021).

Selain itu, Nadia mengatakan, dari data per 31 Agustus, hampir 6.000 hasil sekuensing telah diserahkan ke dalam database global. “Saat ini varian Delta menjadi mayoritas hasil sekuensing di Indonesia, dengan total jumlah mencapai 2.240 sejak ditemukannya varian Delta di awal tahun 2021,” katanya.

Ia mengungkapkan, selain varian Delta, varian Alpha juga harus diwaspadai. Pasalnya, varian ini lebih menular 5 kali lipat dari virus Covid-19 asli Wuhan, China. Bahkan, varian ini mempunyai masa inkubasi lebih pendek.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya