Menanggapi pernyataan Mpu Gandring, Ken Arok pun akhirnya menyanggupi menyuplai besi kepada Mpu Gandring. Terpenting pesanan ribuan senjata ke Gandring, bisa terealisasi. Namun tawaran itu tak asal diterima Mpu Gandring, ia masih ragu dan belum percaya akan perkataan Ken Arok.
Ken Arok pun berseloroh bahwa jangankan membeli ribuan senjata, Arok sanggup membeli nyawa Mpu Gandring. Ia pun kemudian menunjukkan tiga ratus kepingan emas sebagai biaya awal alias DP ke Mpu Gandring.
Baca juga: Tewasnya Anusapati di Tangan Anak Ken Arok saat Main Sabung Ayam
Mpu Gandring yang masih ragu akan ucapan Ken Arok, mendapat sedikit teror dari Ken Arok dan Tanca, teman Ken Arok yang mengantarkannya bertemu Mpu Gandring. Keduanya mengancam akan membunuh anak dan istri Mpu Gandring, jika permintaan Ken Arok tak diturutinya.
Baca juga: Anusapati, Anak Tiri Ken Arok yang Kudeta Kerajaan Singasari
Akhirnya Mpu Gandring menerima permintaan Ken Arok. Namun Mpu Gandring meminta waktu satu tahun ke Ken Arok agar bisa memenuhi permintaan sang pengawal akuwu Tumapel tersebut. Sontak saja permintaan itu ditolak Ken Arok.
Ia meminta agar senjata - senjata yang dipesannya bisa jadi enam bulan. Ken Arok rela membayar lebih mahal demi mempercepat pembuatan senjata - senjata tersebut.