Perintah itu mengharuskan Jaksa Agung AS Merrick Garland menerbitkan dokumen rahasia selama enam bulan ke depan sambil mengawasi "peninjauan deklasifikasi terhadap dokumen" terkait penyelidikan FBI.
Para anggota keluarga korban serangan 11 September pada Kamis (2/9) meminta lembaga pengawas pemerintah AS untuk menyelidiki kecurigaan mereka bahwa FBI telah berbohong atau menghancurkan bukti yang mengaitkan Arab Saudi dengan para pembajak pesawat.
Arab Saudi mengklaim bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan pembajakan pesawat tersebut.
Pada Agustus, banyak keluarga meminta Biden supaya tidak menggelar acara peringatan 20 tahun serangan September kecuali jika Presiden mengungkap dokumen yang mereka anggap akan membuktikan bahwa para pemimpin Arab Saudi membantu serangan tersebut terjadi.
(Awaludin)