Setelah orangtua dari anak itu melaporkan kepadanya, dia langsung melakukan pertemuan internal kepada orangtua dan anak yang diduga mengalami tindakan asusila serta terduga pelaku di kediaman untuk menyampaikan informasi secara berimbang.”Awalnya salah komunikasi si anak dipegang takut, jadi tidak benar,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, pada saat proses mediasi berlangsung di kediamannya, rupanya banyak warga yang datang ke rumahnya, hingga dari pihak kepolisian juga turut datang ke lokasi.”Jadi cuma salah paham saja. Jadi ngak ada itu asusila. Intinya ini udah selesai, udah damai juga keduanya ya, jadi yang di medsos itu tidak benar,” tutupnya.
(Fahmi Firdaus )