Serbuan Vaksinasi Covid- 19 TNI AL dan MNC Peduli Sasar Ribuan Warga Yogyakarta

Priyo Setyawan, Jurnalis
Rabu 08 September 2021 13:39 WIB
Foto: MNC Portal
Share :

YOGYAKARTA- TNI AL kembali menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di SMA Budaya Wacana Yogyakarta, Rabu (8/9/2021).

Kegiatan ini juga didukung oleh MNC Peduli yang bertujuan untuk memudahkan warga mendapatkan vaksin Covid-19, sekaligus membantu percepatan pembentuk herd immunity (kekebalan komunal) guna memutus dan menekan kasus Covid-19, khususnya di Yogyakarta. Sehingga aktivitas kehidupan dapat kembali berjalan normal.

(Baca juga: 6 Tokoh Penting Ini Merupakan Napi Lapas Tangerang, Antasari Azhar hingga Jaksa Pinangki)

Tercatat ada 1200 warga yang terdaftar mengikuti program ini. Mereka bukan hanya warga Terban, namun juga warga di luar Kelurahan Terban. Vaksin yang diberkan jenis Sinovac. 30 an tenaga kesehatan (nakes) dari Balai Kesehatan Lanal Yogyakarta diterjunkan.

(Baca juga: Kamar Sel Terkunci, 41 Korban Tewas Kebakaran di Lapas Tangerang Hangus Terbakar)

Kepala Balai Kesehatan Lanal Yogyakarta, Lettu Laut Erlina Fauziyah mengatakan serbuan vaksinasi ini untuk membantu program percepatan vaksin, sebab vaksinasi belum menyeluruh dan harus segera terdistribusi ke masyarakat. Sehingga herd immunity atau kekebalan kelompok segera terbentuk, guna mencegah efek dari dampak Covid-19. Baik dari sisi kesehatan maupun kehidupan lainnya.

“Dampak dari Covid-19 ini sekarang kegiatan kita terbatas dan semua sektor mengalami penurunan. Kita berharap dengan serbuan vaksin ini akan terbentuk herd immunity sehingga kehidupan akan berjalan dengan lancar kembali,” paparnya.

Selain di Yogyakarta, kegiatan yang sama juga dilakukan di wilayah Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul dan Sleman. Untuk kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan hingga akhir September 2021.

Lurah Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, Narotama mengatakan dari 1.200 sasaran ini, rinciannay 600 orang warga Terban dan 600 orang warga di luar warga Terban. Warga Terban sendiri yang wajib vaksin ada 8.000 orang dari jumlah itu masih tersisa 2.000 orang yang belum divaksin. Sehingga setelah vaksin ini, tinggal 1500 orang yang belaum tervaksin. Karena itu, segera akan menyisir lagi, warga yang belum divaksin ini.

“Kendala saat ini, warga itu hanya berKTP Terban, namun domisilinya di luar Terban, sehingga untuk memastikan apakah sudah divaksin atau belum akan disisir,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya