Menggunakan merk dagang “Nenz Gourmet”, Nenden menjual berbagai macam kue dan roti yang sempat ia pelajari di Abu Dhabi. Begitu pula Syahfitri Mutia yang setelah 11 tahun menetap di Abu Dhabi, memutuskan untuk berkarya di ibu pertiwi. Cinnamon Roll, Nasi Kabsah dan Nasi Biryani buatan tangannya dapat dipesan melalui akun Instagram @feed.three.
Di luar bidang kuliner, Ken Debby, anggota ACC lainnya, merintis bisnis fashion dengan menggunakan kain batik sebagai bahan utamanya. Ia mengungkapkan bahwa produknya tidak hanya diminati oleh masyarakat Indonesia, tapi juga warga Perancis, Italia, Amerika Latin, Italia dan lain sebagainya. Tidak kurang 15 pengrajin lokal yang terlibat dalam bisnis fashion miliknya.
“Mereka mengagumi keunikan motif batik serta aksesoris lokal yang berasal dari Solo, Klaten, Garut dan Bali,” ujarnya.
Memasuki usia tujuh tahun, komunitas ACC ingin terus bisa memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan demo memasak
“Lontong Sayur Palembang” secara online yang akan diadakan pada Kamis, 9 September 2021. Indah Septarina akan membagikan tips dan trik dalam membuat lontong menggunakan rice cooker.
“Dengan menggunakan alat yang sederhana, rasa yang dihasilkan tidak kalah enak dengan lontong yang dibungkus menggunakan daun,” terang Irene.