Meski terus mendapat penolakan dan nyaris dihakimi oleh empat pelaku yang hadir, aparat TNI ini akhirnya berhasil melarikan korban AP meski sudah mengalami pendarahan di mata kanannya.
Menurut Serda Murdani, Babinsa setempat, aksi heroik tersebut dilakukan karena kesal dengan kedua orangtua korban yang terus menyiksa korban dengan dalih yang tidak masuk logika yakni ingin mengambil sesuatu di dalam bola mata korban karena alasan membahayakan sang anak.
Baca Juga: 2 Pelaku Pesugihan Cungkil Mata Bocah 6 Tahun Ditetapkan Tersangka
Sementara itu Dandim 1409 Gowa Letkol Catur Prasetyo Ariwibowo memberikan dukungan penuh untuk anggotanya yang berani bertindak cepat saat melakukan penyelamatan
Sebelumnya, bocah AP nyaris buta di tangan ayah dan ibu kandungnya yang berusaha mengeluarkan mata bocah enam tahun ini karena diduga akan dijadikan sebagai tumbal. Polisi pun terus mengusut dugaan pesugihan di lingkungan korban untuk menghindari jatuhnya korban lain.
(Arief Setyadi )