Selain pelatihan, Google dan SiberKreasi juga mengadakan diskusi tentang pentingnya bekerja sama dan mencari solusi inovatif untuk melawan misinformasi. Santi Indra Astuti dari MAFINDO berpendapat bahwa pandemi Covid-19 semakin menunjukkan perlunya program pendidikan yang mudah diakses para pengajar.
“Hal ini bermanfaat untuk membantu dosen, guru, dan siswa berlatih berpikir kritis untuk melawan misinformasi dan disinformasi,” ucapnya.
Dia menjelaskan bagaimana MAFINDO membuat portal online Tular Nalar untuk menyediakan berbagai materi belajar dan referensi tentang literasi media bagi pengajar untuk digunakan bersama para siswa dengan cara yang seru dan menyenangkan.
Menurut Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, kesadaran dan kecakapan digital masyarakat perlu ditingkatkan. Hal ini penting karena penggunaan internet dan gawai di Indonesia relatif tinggi.
Foto: Kementerian Kominfo
Kementerian Kominfo dan Siberkreasi juga menggalakkan literasi digital melalui berbagai kegiatan di seluruh Indonesia tentang pilar literasi digital, di mana salah satunya mengenai keamanan bermedia digital, yaitu pentingnya verifikasi informasi agar terhindar dari misinformasi.