Perbedaan itu yakni pada harta bergerak lainnya yang dirinya laporkan senilai Rp45.000.000 serta kas dan setara kas senilai Rp33.000.000. Penambahan dari harta lainnya sejumlah Rp 118.000.000.
Tak hanya itu, utang Nurhali juga mengalami kenaikan di tahun 2020 menjadi Rp70.000.000. Jika ditotal, harta yang dilaporkannya senilai Rp1.602.036.800.000.
Sedangkan untuk LHKPN periode 2021, harta tanah bangunan serta alat transportasi masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ada perubahan pada data kas dan setara kas senilai Rp 4.500.000 dan harta lainnya Rp 30.000.000.
Sedangkan untuk utang mengalami penurunan yang dilaporkan Nurhali menjadi Rp 46.000.000. Maka total kekayaan yang dilaporkan pada 2021 yakni Rp1.601.972.500.000.
(Erha Aprili Ramadhoni)