Di kesempatan yang sama, KSAL Yudo menerangkan, TNI AL dalam kegiatan vaksinasi sudah menyasar ke kalangan pelajar dan guru, bahkan dari Sabang sampai Merauke. Dia meminta kepada jajarannya untuk terus melanjutkan serbuan vaksinasi di kalangan tersebut setelah sebelumnya menyasar masyarakat pesisir.
"TNI AL menyasar vaksinasi ke para pelajar dan guru dimana daerah-daerah yang selama ini kami sasar khususnya, daerah pesisir dan daerah pelabuhan perikananan serta pulau terluar, daerah-daerah tersebut sudah tervaksin. Kami arahkan untuk berikutnya ke sekolah-sekolah, pesantren," tutur Yudo.
"Sehingga proses tatap muka nantinya jika mereka sudah divaksin tentunya akan menambah herd immunity dan para siswa maupun pengajar dapat tenang untuk melaksanakan proses belajar mengajar dengan tatap muka," imbuhnya.
Baca juga: Wapres Sebut 4K Jadi 'Senjata' Geber Wisata Halal, Apa Itu?
Sebagai informasi, hari ini TNI AL menargetkan 3.000 orang bisa disuntik vaksin, yang terdiri dari santri putra 500 orang, santri putri 500 orang, pengurus pesantren 200 orang, mahasiswa 200 orang dan masyarakat 1.600 orang.
Kegiatan ini pun melibatkan 100 Nakes TNI AL yang berasal dari , Diskesal RSAL dr. Mintohardjo, Diskes Koarmada I, Diskes Lantamal III Jakarta, Diskes Kormar, Biddokes Polda Banten, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, dan Puskesmas Tanara. Vaksin yang digunakan adalah jenis Sinovac.
Baca juga: Tingkatkan Literasi Kehalalan Pasar Modal Syariah, Wapres: Perlu Sosialisasi dan Edukasi
(Fakhrizal Fakhri )