Pandemi Covid-19 Mulai Terkendali, Satgas: Kita Tidak Boleh Lengah

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 22 September 2021 00:58 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Tanah Air saat ini mulai terkendali. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan hal ini seiring dengan menurunnya kasus serta peningkatan jumlah testing.

“Di minggu terakhir jumlah orang yang diperiksa mencapai 1 juta orang, jumlah ini terus meningkat dari yang sebelumnya sekitar 600 sampai dengan 900.000 orang. Dengan banyaknya orang yang diperiksa tersebut, kabar baiknya adalah positivity ratenya hanya 2,48%. Ini adalah positif internet mingguan terendah yang pernah kita capai sepanjang pandemi,” ungkap Wiku dalam Konferensi Pers secara virtual, Selasa (21/9/2021).

Wiku mengatakan dengan segala perbaikan pada berbagai indikator penanganan Covid-19 di Indonesia dapat dikatakan bahwa saat ini pandemi Covid-19 terkendali.

“Namun, penting dipahami bahwa adanya perbaikan utamanya pada kasus aktif pada 1% ini tentunya tidak boleh membuat kita lengah,” tegasnya.

Wiku pun meminta agar berkaca pada beberapa negara lain seperti Australia dan Selandia Baru yang bahkan kasus aktif dibawah 1% ternyata tetap mengalami lonjakan kasus baru-baru ini.

“Sebagai contoh, Australia yang kasus aktifnya sempat 0,26% pada 24 Mei lalu, kembali mengalami peningkatan 30.000 kasus aktif per 9 September. Hal serupa juga teramati di Selandia Baru yang kasus aktifnya sempat mencapai 0,6% per 1 Juni lalu kembali mengalami kenaikan kasus pada 6 September mencapai 750 kasus aktif,” paparnya.

Hal ini, kata Wiku, menandakan bahwa perbaikan kasus Covid-19 harus terus dipertahankan dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Karena tidak ada jaminan keberhasilan penanganan Covid-19 saat ini akan bertahan seterusnya jika tidak diimbangi dengan upaya yang konsisten dan terus menerus.”

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya