JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Lodewijk Paulus menjadi satu-satunya nama terkuat yang akan dipilih Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto menggantikan Azis Syamsuddin di posisi Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam).
(Baca juga: Kaya Mendadak! Ini Tumpukan Uang Rp1,5 Miliar Milik Juned Usai Jual Merpatinya)
Sebelum bergabung ke dunia politik, Lodewijk Paulus merupakan mantan Danjen Kopassus ke-24 yang menjabat sejak 4 Desember 2009 menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Jabatan terakhirnya adalah Dankodiklat TNI AD.
“Ya, pak sekjen adalah bagian dari pada yang memang menjadi perhatian tentu di pak ketua umum. Karena memiliki kira-kira banyak kelebihan di antara banyak kelebihan yang dimiliki oleh beliau, dan kader-kader lain juga memiliki kira-kira kemampuan yang sama dengan pak Sekjen,” kata Ketua DPP Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakumham) Partai Golkar Supriansa, kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (27/9/2021).
(Baca juga: Terungkap! Sebelum Pembunuhan, Yosef Ribut dengan Amalia soal Motor Nmax)
Namun, kata Supriansa, kader di Golkar juga banyak yang mumpuni untuk menduduki posisi tersebut. Jadi, doakan saja siapa yang nanti dipilih oleh Ketum Airlangga, maka itu adalah yang terbaik bagi Golkar, bangsa dan negara. “Dan insya Allah lmenjadi terbaik untuk rakyat Indonesia,” ucapnya.
Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, yang menggantikan tentu harus memenuhi prasyarat kemampuan di segala bidang, khususnya yang berkaitan dengan bidang Korpolkam yang ditinggalkan Azis Syamsuddin. Dan kriteria itu dimiliki oleh Sekjen Golkar dan beberapa kader Golkar mumpuni lainnya.
Akan tetapi, menurutnya, belum ada manuver untuk memunculkan nama lain selain nama Sekjen Golkar itu. “Saya tidak melihat saya belum pernah menyaksikan beberapa manuver yang dilakukan oleh kawan-kawan,” ujar Supriansa.