Dante menambahkan, diperlukan fokus dan strategi khusus untuk menekan angka stunting menjadi 14 persen pada 2024, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. "Kami telah menetapkan 360 kabupaten/kota sebagai lokus intervensi stunting pada 2021 dan 514 kabupaten/kota pada 2022," ungkapnya.
Sebagai informasi, Presiden Jokowi menunjuk Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menjadi Ketua Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia. Kepala Negara menargetkan angka stunting harus turun menjadi 14 persen pada 2024.
Baca juga: Mendagri Tito Minta Pemerintah Desa Serius Tangani Stunting
(Fakhrizal Fakhri )