Dituding Praktikkan Sihir, 8 Wanita Dibakar dan Digantung

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 30 September 2021 14:28 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

BRAZZAVILLE - Setidaknya delapan wanita dibakar atau digantung di Provinsi Kivu Selatan Republik Kongo bulan ini setelah penduduk yang mengamuk menuduh mereka sebagai penyihir. The Guardian melaporkan bahwa Kivu Selatan, provinsi yang terletak di timur Republik Kongo, baru-baru ini mengalami “perburuan penyihir”.

Di Kalehe, salah satu dari delapan wilayah di Kivu Selatan, sebanyak 114 laporan tentang sihir telah dicatat oleh Asosiasi Perempuan di Media dari Juni hingga September.

BACA JUGA: Populasi Hiu Terancam Punah, Dari Faktor Pengangguran, Pengeboran Minyak, hingga Penangkapan Masif

Lima dari wanita yang dituduh dibakar sampai mati dan empat lainnya diseret oleh milisi lokal ke lokasi yang tidak diketahui, menurut organisasi tersebut sebagaimana dilansir Sputnik.

Seorang kepala administrasi wilayah Kabare, wilayah lain di Kivu Selatan, mengatakan kepada Guardian bahwa enam orang telah tewas di sana sejak awal tahun.

Pejabat itu mengatakan bahwa mayoritas wanita yang terbunuh berusia di atas 60 tahun dan dicap sebagai "penyihir" oleh pengkhotbah lokal yang dikenal sebagai 'bajakazi'.

BACA JUGA: PBB: Somalia, Kongo, Afghanistan, Suriah, Negara Paling Berbahaya bagi Anak-Anak

Bosco Muchukiwa, seorang profesor sosiologi dan direktur di Institut Tinggi Pembangunan Pedesaan di Bukavu, ibukota provinsi, menggambarkan 'bajakazi' sebagai dokter gadungan, kebanyakan wanita, yang percaya bahwa mereka mampu mendeteksi penyihir.

"Itu salah. Mereka tidak memiliki kekuatan apa pun, tetapi mereka mempermainkan orang-orang yang mereka manipulasi untuk menarik lebih banyak pengikut, meningkatkan reputasi mereka, dan mendapatkan lebih banyak pengaruh di desa,” kata Muchukiwa kepada Guardian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya